-->
Kamis, 16 Desember 2010 -

Apa yang Kau Fikir...

Apa yang ada dipikiranmu
saat kau pergi meninggalkanku sendiri disini bertemankan sepi
saat ku berharap kau selalu ada untukku...
menemani hari2ku saat senang maupun sedih...
selalu berbagi cerita, selalu menjadi penyemangatku dalam menghadapi hari2 yang penuh tanda tanya...

Apa yang ada dipikiranmu saat ini?
saat kau mengharap kasihnya untukmu
apa kau ada sedikit memikirkan perasaanku?
perasaanku yang selalu mengharapmu
yang telah kau taklukkan dengan ucapan manis bibirmu...

Apa yang ada dipikiranmu saatku menatapmu?
mengharap seuntai senyum manismu dulu saat kita bertemu
yang selalu mampu membuatmu bahagia saat bersamamu...

Apa yang kau pikirkan saat kau menatapku?
apa kau menganggapku wanita bodoh yang bisa ditipu begitu saja dengan rayuanmu?
apa kau menganggapku wanita lemah yang tidak berdaya dimatamu?

Pernahkah kau sekarang memikirkanku walau sepintas saja
tuk kembali mengingat masa2 kita bersama dulu?
masa2 yang indah bagiku bisa mengenalmu walau sebentar
saat2 kau permainkan hatiku yang terisi dengan namamu...

Kamis, 09 Desember 2010 -

Permainan Bola Bekel


Bekelan berasal dari bahasa Belanda, bikkelen. Yang dibutuhkan dalam permainan ini yaitu bola karet sebesar bola pingpong kemudian timbel yang berupa misalnya kacang, batu kecil, kelereng atau yang lain (biasa disebut biji bekel) yang penting ukuranya pas di tangan dengan jumlah 5 (lima). Sekarang ini banyak tersedia biji bekel yang siap dipakai, ada yang terbuat dari kuningan dan ada yang terbuat dari bahan timah.

Pada awalnya biji bekel dibuat dari engsel tulang tumit kaki belakang domba. Sekarang dibuat dari logam. Bentuk biji bekel nyaris seragam di berbagai negara. Tidak mengalami perubahan sejak dahulu. Terdiri dari lima biji bekel dan satu bola bekel. Logam ini memiliki bentuk yang khas. Terdiri dari permukaan kasar yang ditandai dengan lubang-lubang kecil di permukannya berjumlah lima titik, permukaan halus yang ada tanda silang atau polos sama sekali, permukaan atas yang ada bintik merahnya, dan permukaan bawah yang tidak ada tanda catnya. Biji bekel dicari yang seimbang, sisi kiri dan kanan sama tingginya, sehingga memperkecil kemungkinan bekel jatuh setelah berubah posisi.

Bola bekel datang dengan berbagai ukuran, motif, warna, dan tingkat kekenyalan. Yang dicari adalah bola yang simetris, cetakannya rapi, dengan kekenyalan yang cukup sehingga pantulannya cukup tinggi. Ukurannya juga dicari yang mudah digenggam.

Bekelan biasanya dimainkan oleh anak perempuan minimal dua orang. Jika temannya banyak maka menunggu giliran merupakan hal yang menjengkelkan, sehingga kadang berharap agar temannya melakukan kesalahan dan segera dapat giliran main. Permainan ini dilakukan dengan cara menyebar dan melempar bola ke atas dan menangkapnya setelah bola memantul sekali di lantai. Kalau bola tidak tertangkap atau bola memantul beberapa kali maka pemain dinyatakan mati.

Berikut kurang lebih cara bermain bekelan :
1. Pertama, pemain menggenggam seluruh biji bekel dan menyebar seluruhnya ke lantai sambil melemparkan bola bekel ke atas dan menangkapnya. Biji bekel diambil satu-satu sampai habis. Ulangi lagi menyebar seluruh biji bekel dan diambil 2 biji bekel, diambil dengan 3 biji bekel, diambil 4 biji bekel, terakhir lima biji bekel diraup sekaligus.

2. Langkah kedua, Balik posisi bekel menghadap ke atas semua satu persatu. Ulangi terus sampai seluruh permukaan bekel menghadap ke atas semua. lalu ambil satu bekel, ambil 2 biji bekel, ambil 3 biji bekel, ambil 4 biji bekel, terakhir raup seluruh biji bekel.

3. Langkah ketiga , balik posisi biji bekel menghadap kebawah dan ulangi langkah seperti langkah kedua dengan mengambil biji bekel 1, 2, 4, dan seluruhnya.

4. Langkah keempat, balik seluruh posisi bekel bagian permukaan yang halus menghadap ke atas lalu ambil biji bekel seperti langkah ketiga.

5. Langkah kelima, balik posisi bekel posisi permukaan kasar menghadap ke atas semua, lalu ambil biji bekel seperti langkah sebelumnya,

6. Langkah terakhir dinamakan Nasgopel. Balik posisi biji bekel mengahadap ke atas semua, kemudian balik lagi semuanya menghadap kebawah semua, terus permukaan halus menghadap ke atas semua, dan terakhir balik satu persatu permukaan kasarnya menghadap ke atas semua. Raup seluruh biji bekel dalam sekali genggaman. Bila ada kesalahan dalam langkah nasgopel ini pemain harus mengulang ke langkah awal nasgopel. Pemain yang bisa melewati tahap ini dinyatakan sudah menang dan berhak untuk istirahat sambil menonton teman-temannya yang belum bisa menyelesaikan permainan.

-

Belajar dari Pengalaman

Setiap pengalaman yang dialami oleh seseorang pasti ada yang baik maupun yang buruk. Pengalaman baik yang dimiliki seseorang pasti akan selalu diingat dan dikenang sampai kapanpun, tapi saat yang buruknya akan mencoba melupakan dan tidak akan pernah diingat-ingat. Padahal pengalaman yang buruk tersebut bisa dijadikan sebuah pelajaran yang cukup bagus untuk kita kedepannya karena dengan pengalaman tersebut kita menjadi tau dan bisa mensiasati apabila ke depannya kita menemui hal yang sama dengan apa yang pernah kita alami. 

Dengan kita belajar dari sebuah pengalaman kita akan bisa menjalani kehidupan kita dan bisa menjadi yang lebih baik lagi dengan belajar dari pengalaman yang sudah kita alami tersebut. Contoh yang cukup sederhananya misalnya saja seorang yang sedang belajar membuat kue, saat kuenya sudah matang ternyata rasanya terlalu manis, karena dia masih penasaran dengan hasil yang baru saja diperolehnya itu, dia pun berusaha lagi dan mengoreksi diri mengapa kue hasil olahannya tersebut terlalu manis, setelah itu dia pun berusaha mencoba lagi sehingga menghasilkan kue yang enak.

Contoh sederhana diatas merupakan contoh seseorang yang belajar dari suatu pengalaman yang sudah terjadi padanya, walaupun pengaalaman tersebut mungkin tidak baik, tapi itu bukan menjadi suatu penghalang untuk kita berusaha menjadi yang terbaik.

Jadi, Pengalaman merupakan guru yang baik untuk kita dalam menempuh kehidupan dimasa yang akan datang.
Selasa, 07 Desember 2010 -

Motivasi Belajar

Motivasi belajar setiap orang yang satu dengan yang lainnya bisa jadi tidak sama. Biasanya, hal itu bergantung dari apa yang diinginkan orang yang bersangkutan. Misalnya, seorang anak mau belajar dan mengejar rangking pertama karena diiming-imingi akan dibelikan sepeda oleh orangtuanya.
Contoh lainnya, seorang mahasiswa mempunyai motivasi belajar yang tinggi agar lulus dengan predikat cum laude. Setelah itu, dia bertujuan untuk mendapatkan pekerjaan yang hebat dengan tujuan membahagiakan orangtuanya.

Beberapa faktor di bawah ini sedikit banyak memberikan penjelasan mengapa terjadi perbedaaan motivasi belajar pada diri masing-masing orang, di antaranya:
  • Perbedaan fisiologis (physiological needs), seperti rasa lapar, haus, dan hasrat seksual
  • Perbedaan rasa aman (safety needs), baik secara mental, fisik, dan intelektual
  • Perbedaan kasih sayang atau afeksi (love needs) yang diterimanya
  • Perbedaan harga diri (self esteem needs). Contohnya prestise memiliki mobil atau rumah mewah, jabatan, dan lain-lain.
  • Perbedaan aktualisasi diri (self actualization), tersedianya kesempatan bagi seseorang untuk mengembangkan potensi yang terdapat dalam dirinya sehingga berubah menjadi kemampuan nyata.

Stimulus motivasi belajar

Terdapat 2 faktor yang membuat seseorang dapat termotivasi untuk belajar, yaitu:
  • Pertama, motivasi belajar berasal dari faktor internal. Motivasi ini terbentuk karena kesadaran diri atas pemahaman betapa pentingnya belajar untuk mengembangkan dirinya dan bekal untuk menjalani kehidupan.
  • Kedua, motivasi belajar dari faktor eksternal, yaitu dapat berupa rangsangan dari orang lain, atau lingkungan sekitarnya yang dapat memengaruhi psikologis orang yang bersangkutan.

Tips-tips meningkatkan motivasi belajar

Motivasi belajar tidak akan terbentuk apabila orang tersebut tidak mempunyai keinginan, cita-cita, atau menyadari manfaat belajar bagi dirinya. Oleh karena itu, dibutuhkan pengkondisian tertentu, agar diri kita atau siapa pun juga yang menginginkan semangat untuk belajar dapat termotivasi. ikuti tips-tips berikut untuk meningkatkan motivasi belajar kita:
  • Bergaullah dengan orang-orang yang senang belajar
    Bergaul dengan orang-orang yang senang belajar dan berprestasi, akan membuat kita pun gemar belajar. Selain itu, coba cari orang atau komunitas yang mempunyai kebiasaan baik dalam belajar. Bertanyalah tentang pengalaman di berbagai tempat kepada orang-orang yang pernah atau sedang melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, orang-orang yang mendapat beasiwa belajar di luar negeri, atau orang-orang yang mendapat penghargaan atas sebuah presrasi.
    Kebiasaan dan semangat mereka akan menular kepada kita. Seperti halnya analogi orang yang berteman dengan tukang pandai besi atau penjual minyak wangi. Jika kita bergaul dengan tukang pandai besi, maka kita pun turut terciprat bau bakaran besi, dan jika bergaul dengan penjual minyak wangi, kita pun akan terciprat harumnya minyak wangi.
  • Belajar apapun
    Pengertian belajar di sini dipahami secara luas, baik formal maupun nonformal. Kita bisa belajar tentang berbagai keterampilan seperti merakit komputer, belajar menulis, membuat film, berlajar berwirausaha, dan lain lain-lainnya.
  • Belajar dari internet
    Kita bisa memanfaatkan internet untuk bergabung dengan kumpulan orang-orang yang senang belajar. Salah satu milis dapat menjadi ajang kita bertukar pendapat, pikiran, dan memotivasi diri.
  • Bergaulah dengan orang-orang yang optimis dan selalu berpikiran positif
    Di dunia ini, ada orang yang selalu terlihat optimis meski masalah merudung. Kita akan tertular semangat, gairah, dan rasa optimis jika sering bersosialisasi dengan orang-orang atau berada dalam komunitas seperti itu, dan sebaliknya.
    Cari motivator Kadangkala, seseorang butuh orang lain sebagai pemacu atau mentor dalam menjalani hidup. Misalnya: teman, pacar, ataupun pasangan hidup. Anda pun bisa melakukan hal serupa dengan mencari seseorang/komunitas yang dapat membantu mengarahakan atau memotivasi Anda belajar dan meraih prestasi.

    “Resep sukses: Belajar ketika orang lain tidur, bekerja ketika orang lain bermalasan, dan bermimpi ketika orang lain berharap
-

Kehidupan Remaja

Masa remaja adalah masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa puber. Pada masa inilah umumnya dikenal sebagai masa "pancaroba" keadaan remaja penuh energi, serba ingin tahu, belum sepenuhnya memiliki pertimbangan yang matang, mudah terombang-ambing, mudah terpengaruh, nekat dan berani, emosi tinggi, selalu ingin coba dan tidak mau ketinggalan. Pada masa-masa inilah mereka merupakan kelompok yang paling rawan berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba. 
 
Pengetahuan mengenai bahaya narkoba hanya merupakan salah satu segi yang perlu disampaikan agar mereka sadar akan dampaknya terhadap kesehatan bahkan ancaman terhadap kehidupannya. Kalau saja semua perilaku pada masa remaja tersebut terarah dengan baik pada hal-hal yang positif tentunya akan dihasilkan remaja/pelajar yang berprestasi sebagai tumpuan masa depan, tetapi sebaliknya akan menghasilkan perilaku negatif seperti kenakalan remaja, tindak kejahatan, rusaknya fisik dan mental yang sangat merugikan dirinya sendiri dan masyarakat sekitarnya.

NAPZA ialah singkatan dari Narkotika, Alkohol, Psikotropika, dan Zat Adiktif, bahasa “kerennya” adalah NARKOBA yang merupakan singkatan dari Narkotika dan Obat Berbahaya. Masyarakat sudah banyak mendengar suguhan kata-kata ini dan telah menjadi ancaman di depan mata.

Kata “Narkotika” sendiri berasal dari Bahasa Yunani “Narkoum” yang berarti membuat lumpuh atau membuat mati rasa. Namun perlu diketahui sebelumnya bahwa narkotika memiliki khasiat dan manfaat yang digunakan dalam kedokteran dalam penanganan kesehatan dan pengobatan, serta berguna bagi penelitian perkembangan ilmu pengetahuan farmasi / farmakologi. Ironisnya saat ini malah disalahgunakan oleh pihak tertentu yang menjadikan narkotika sebagai komoditas ilegal.

Narkoba menyerang dan merusak syaraf manusia ini mengakibatkan perasaan dan akal seseorang tidak berfungsi normal. Bila dua organ tersebut tidak berfungsi, sebenarnya manusia itu telah kehilangan kemanusiaannya. Pada awalnya Alkohol dan Rokok ialah pintu masuk seseorang terjerumus narkoba.

Sebagai manusia yang beragama islam memakai narkoba itu hukumnya haram, sejak Musyawarah Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) 10 Pebruari 1978 telah menyampaikan fatwa yang ditandatangani oleh KH Syukri Ghazali (Ketua Komisi Fatwa MUI) dan H. Amirudin Siregar (Sekretaris Komisi Fatwa MUI). Islam memandang manusia sebagai makhluk yang terhormat, layak , dan mampu mengemban amanah setelah terlebih dahulu melalui seleksi diantara makhluk Tuhan lainnya, sebagaimana Allah berfirman dalam QS Al Ahzab ayat 72 :
Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit dan bumi serta gunung-gunung, maka semuanya enggan memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan bodoh”.

Dalam Islam, narkotika ini sering di sebut juga “hasyisyi”. Dalam Kitab “Hisyayatul As Syariah” karangan Ibnu Tamiah di sebutkan bahwa:
“Hasyisyi itu hukumnya haram dan orang yang meminumnya dikenakan hukuman sebagai mana orang yang meminum khamr”
Dan ada salah satu Hadis Sholeh riwayat Bukhori Muslim yang Berbunyi:
Tiap-tiap barang yang memabukkan haram”.
Dari beberapa Firman dan Hadis di atas kita harus lebih meyakini lagi bahwa NARKOBA itu hukumnya haram. 

PENYEBAB PENYALAHGUNAAN NARKOBA:Penyebabnya sangatlah kompleks akibat interaksi berbagai faktor :
1. Faktor individual :Kebanyakan dimulai pada saat remaja, sebab pada remaja sedang mengalami perubahan biologi, psikologi maupun sosial yang pesat.
2. Faktor Lingkungan :Faktor lingkungan meliputi faktor keluarga dan lingkungan pergaulan baik sekitar rumah, sekolah, teman sebaya, maupun masyarakat.
Lingkungan Keluarga :
a. Komunikasi orang tua dan anak kurang baik
b. Hubungan kurang harmonis
c. Orang tua yang bercerai
d. Orang tua terlampau sibuk, acuh
e. Orang tua otoriter
f. Kurangnya orang yang menjadi teladan dalam hidupnya
g. Kurangnya kehidupan beragama.
Lingkungan Sekolah :
a. Sekolah yang kurang disiplin
b. Sekolah terletak dekat tempat hiburan
c. Sekolah yang kurang memberi kesempatan pada siswa untuk mengembangkan diri
d. Adanya murid pengguna NARKOBA.
Lingkungan Masyrakat / Sosial :a. Lemahnya penegak hukum
b. Situasi politik, sosial dan ekonomi yang kurang mendukung.

Faktor – faktor tersebut diatas memang tidak selalu membuat seseorang kelak menjadi penyalahguna NARKOBA. Ada Pepatah mengatakan “Mencegah lebih baik dari pada mengobati”, akan benar-benar terbukti dalam kasus narkoba. Mereka yang sudah terjerumus sampai menimbulkan ketergantungan akan sulit untuk di tangani dan sukar untuk di berikan pengarahan . Umumnya sukar untuk menghentikan pemakaian Narkoba. Ada Beberapa hal yang perlu kita lakukan demi menjaga seseorang agar tidak terjerumus kepada narkoba, diantaranya:
1. Pendidikan Agama Sejak Dini
Pendidikan Agama Islam sangat perlu dilaksanakan sejak dini. Bukan hanya itu, bahkan anak yang masih dalam kandungan Sang Ibupun usaha mendidik anak tersebut sudah harus dilaksanakan yaitu dengan jalan kedua orangtuanya selalu berakhlak dan berbudi baik, menyempurnakan ibadah, memperbanyak bersedekah, membaca Al Qur’an, berpuasa, dan berdoa kepada Allah dengan tulus agar anak yang akan lahir nanti dalam bentuk fisik yang sempurna dan merupakan anak yang berjiwa shaleh.
2.Pendidikan di Lingkungan Keluarga
Unit terkecil dari masyarakat adalah rumah tangga. Di sinilah tempat pertama bagi anak-anak memperoleh pendidikan perihal nilai-nilai sejak anak dilahirkan. Maka dengan demikian orang tua sangat berperan pertama kali dalam mendidik, mengajar, membimbing, membina, dan membentuk anak-anaknya dengan :
1. Memberikan kasih sayang, pengorbanan, perhatian, teladan yang baik, pengaruh yang luhur.
2. Menanamkan nilai-nilai agama (iman dan ibadah), akhlak budi pekerti, disiplin dan prinsip-prinsip luhur lainnya.
3. Melakukan kontrol, filter, pengendalian, dan koreksi seluruh sikap anak-anaknya secara bijaksana baik di rumah maupun di luar.
4. Memelihara kesejukan, ketentraman, kesegaran, keutuhan, dan keharmonisan rumah tangga sehingga anak-anak merasa tenang, nyaman, aman, damai, bahagia, dan betah tinggal di tengah-tengah pergaulan keluarga setiap hari.
3.Pendidikan Agama di Sekolah / Kampus
Sekolah maupun prguruan tinggi ialah tempat guru mengajar/mendidik dan murid belajar dan terdidik, sehingga terciptalah masyarakat pendidikan yang bertujuan menumbuhkan, mengembangkan, dan membentuk kepribadian, pengetahuan dan keterampilan anak didik yang kelak akan tumbuh menjadi manusia seutuhnya. Untuk itu, sekolah maupun perguruan tinggi harus berorientasi pada pembangunan dan kemajuan sehingga dapat mencetak sumber daya manusia yang beriman, berilmu, dan mempunyai keterampilan yang tinggi serta memiliki wawasan masa depan yang luas, berakhlak mulia, juga berbudi pekerti luhur.
Minggu, 05 Desember 2010 -

Jujur itu Harta yang Mahal

Didalam kamus lengkap Bahasa Indonesia "jujur" memiliki arti lurus hati, tidak curang. Jujur jika diartikan secara baku adalah "mengakui, berkata atau memberikan suatu informasi yang sesuai kenyataan dan kebenaran". Dalam praktek dan penerapannya, secara hukum tingkat kejujuran seseorang biasanya dinilai dari ketepatan pengakuan atau apa yang dibicarakan seseorang dengan kebenaran dan kenyataan yang terjadi. Bila berpatokan pada arti kata yang baku dan harafiah maka jika seseorang berkata tidak sesuai dengan kebenaran dan kenyataan atau tidak mengakui suatu hal sesuai yang sebenarnya, orang tersebut sudah dapat dianggap atau dinilai tidak jujur, menipu, mungkir, berbohong, munafik atau lainnya.

Orang yang jujur saat ini sulit dicari, mengapa? karena kebanyakan orang zaman sekarang berkata yang tidak sebenarnya. Kejujuran itu dapat dikatakan sebagai harta yang mahal karena tidak semua orang di dunia ini berlaku jujur, kebanyakan orang-orang sekarang selain mendustai dirinya sendiri dia juga mendustai orang lain tidak hanya dengan perkataannya, tetapi juga dengan perbuatan yang dilakukannya. misalnya saja seorang pelajar menyontek pada saat ulangan dan dia mendapat nilai yang bagus, padahal nilai bagus itu diperolehnya bukan karena usaha dia sendiri, tetapi itu diperolehnya dari tindakan menyontek teman yang ada disebelahnya. Tindakan menyontek siswa itu selain tidak baik dia juga termasuk membohongi dirinya sendiri karena dia tidak yakin akan kemampuannya dan dia juga bisa dikatakan telah membohongi orang lain, mengapa? karena nilai yang baik tadi dipandang orang lain bahwa dia itu bisa menjawab soal dengan baik tetapi kenyataan yang sebenarnya dia mencontek hasil usaha temannya, berarti dia telah membohongi orang lain.

Kejujuran harus sudah ditanamkan sejak kecil agar setelah anak beranjak dewasa dia akan terbiasa berlaku jujur, baik jujur dengan dirinya sendiri, kedua orang tuanya maupun dengan orang lain yang ada disekitarnya. Menurut saya sendiri kejujuran itu sangat bagus, berpahala, dan dapat mendatangkan suatu kebaikan pada kita. Dengan adanya kejujuran dan kita berlaku jujur, orang lain akan menanamkan suatu kepercayaan kepada kita sehingga suatu komunikasi akan menjadi lebih baik dengan adanya kejujuran itu. Karena sebuah kejujuran dapat mendatangkan suatu kepercayaan, maka kita harus bisa menjaga kepercayaan orang tersebut agar hubungan dengan orang lain tetap terjaga dengan baik dan tidak terjadi suatu konflik atau pertikaian karena kita tidak menjaga kepercayaan orang tersebut dengan baik.

Banyak sekali yang bertanya bagaimana cara menjadi seseorang yang mempunyai sikap dan perilaku jujur? kalau menurut saya pribadi mengatakan, kejujuran itu gampang-gampang susah untuk mempraktekkannya, mengapa saya mengatakan seperti itu?karena dalam mengatatakan sesuatu yang jujur terkadang banyak sisi positif maupun negatif, misalkan kita berkata jujur kepada sahabat kita bahwa kita juga mencintai kekasih sahabat kita, maka sahabat kita tersebut akan menganggap kita bukan sahabat yang baik. Terkadang berbohong demi kebaikan seperti contoh tentang persahabatn itu bukan hal yang buruk selama kita berbohong untuk menjaga hubungan persahabatan kita.

Nah, sebelum kita bersikap jujur kepada orang lain, mungkin sebaiknya kita bersikap jujur terlebih dahulu kepada diri kita sendiri karena berbohong kepada diri kita sendiri tidak baik untuk kehidupan kita. 

^_^
Kamis, 02 Desember 2010 -

semudah itukah?

semudah itukah kau ucapkan maaf?
sedangkan hatiku lebih terluka dari yang kau kira
segampang itukah kau ucapkan cinta?
sedangkan kau tau hanya akan menorehkan luka
semudah itukah kau mencintainya?
sedangkan aku disini terluka olehmu
semudah itukah kau lupakan dia?
sedangkan kau tidak yakin bisa melupakannya
semudah itukah kau menjauhiku?
sedangkan kau tau apa yang ku rasa
semudah itukah kau melupakan aku dan kenangan kita?
sedangkan kau bersama yang lain
semudah itukah kau yakin padanya?
sedangkan dia telah mendua
semudah itukah kau rela menunggunya?
sedangkan dia belum tentu mencintaimu
Jumat, 12 November 2010 -

harapanku

aku berharap butiran-butiran hujan yang turun saat ini
dapat menghapus semua luka yang ada
walaupun itu perih...

aku berharap butiran-butiran hujan yang turun saat ini
dapat mewakilkan segenap rasa yang ada dihatiku untuknya
agar dia tau tangisanku...

namunku juga berharap hujan saat ini
membawa kebahagiaan kepadaku tanpamu...

aku yakin kalau seandainya dirimu yang terbaik untukku
kau kan kembali lagi kepadaku membawa kebahagiaan yang lebih seperti dulu
dan kebahagiaan itu kekal abadi selamanya...